Kamis, 14 Mei 2009

1. Pasang Alarm OMAHa, Legalah Hati Saya....


PASANG ALARM OMAHA , TERASA LEGA DAN TENANG SAAT MENINGGALKAN RUMAH

Meninggalkan rumah dalam keadaan kosong kadang membuat waswas, "Duh, kemalingan enggak ya nanti?" Rasa was-was jelas mengurangi kenyamanan.

Angka tindak kejahatan pencurian rumah kosong cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu dikatakan Kasubag Pengawasan Jasa Pengamanan Bagian Pembinaan Keamanan Swakarsa Biro Bina Masyarakat Mabes Polri, AKBP Drs. Anggraito M. Sumrahadi. Ironisnya, tak jarang rumah yang dibobol pencuri sebenarnya terletak di kompleks yang dijaga satpam (satuan pengamanan) yang ngepos di gerbang masuk perumahan.

Sindikat maling spesialisasi rumah kosong memang bukan kelompok sembarangan. Sebelum melakukan aksinya, mereka sudah melakukan observasi yang intensif terhadap calon sasaran. Jangan heran kalau geng jahat ini banyak diberitakan berhasil membobol rumah kosong dengan sukses.

Tak tertutup kemungkinan juga, pelaku pencurian memiliki informan yang memberi tahu bahwa ada rumah kosong yang "layak" disatroni. "Informan itu bisa saja seorang pembantu. Jadi ada kerja sama dengan orang dalam. Maka berhati-hatilah jangan terlalu percaya pada orang lain," katanya.

BERI TAHU PIHAK TERTENTU

Menurut Anggraito, sebelum meninggalkan rumah dalam kondisi kosong, ada baiknya beritahukan pihak-pihak sebagai berikut:

1. Ketua RT/RW

Informasikan kepada ketua RT/RW setempat bahwa sekeluarga akan pergi untuk beberapa hari lamanya, terhitung dari hari apa dan kembali lagi kapan. Dengan begitu, ketua RT/RW mengetahui ada warganya yang mudik dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Kalau sudah diberitahukan tentunya mereka akan ikut memantau keamanan rumah warganya.

2. Tetangga terdekat

Beritahukan rencana mudik kepada tetangga terdekat, di sebelah kiri-kanan maupun yang di depan rumah. Setidaknya mereka akan ikut mengawasi kalau-kalau terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Kalau perlu, titipkan nomor telepon yang bisa dihubungi sehingga memudahkan mereka mengontak jika ada sesuatu yang penting.

3. Satpam perumahan

Sampaikan rencana mudik kepada satpam yang berjaga di perumahan. Minta mereka untuk lebih sering berkeliling kompleks memantau keamanan rumah terutama yang ditinggal pergi penghuni.

TRIK PENCURI MENGENDUS RUMAH KOSONG

Selain mendapatkan informasi dari "orang dalam" dan informan lainnya, sebenarnya ada berbagai cara yang dilakukan pencuri untuk mengetahui apakah rumah itu kosong atau sedang berpenghuni di antaranya:

1. Mengecek melalui telepon

Telepon yang terus berdering tak diangkat menandakan rumah dalam kondisi kosong. Sebagai langkah antisipasi, gunakan alat perekam telepon masuk. "Setel saja suara bahwa kita sedang keluar sebentar. Mohon titip pesan. Kalau ada telepon masuk yang mencurigakan nanti bisa dilacak."

2. Lampu di halaman dinyalakan nonstop atau sebaliknya gelap sama sekali

Biasanya kalau bepergian dalam waktu lama, lampu di luar rumah atau di halaman dinyalakan. Penerangan yang terus-menerus berlangsung seharian tentunya merupakan pertanda penghuninya tidak ada. Begitu juga sebaliknya. Rumah tanpa nyala lampu menandakan rumah itu kosong. Sebagai langkah antisipasi, gunakan lampu otomatis yang hanya menyala jika kondisi lingkungan sekitar sudah gelap. Sayangnya, lampu model ini pun memiliki kelemahan. Kalau siang hari cuaca mendung maka akan menyala juga.

3. Halaman kotor

Halaman rumah yang tampak kotor, dipenuhi dedaunan yang rontok, bisa menandakan bahwa rumah dalam kondisi kosong. Hal ini sulit diatasi. Oleh karena itu, selain memberi tahu tetangga dan satpam perumahan, kalau memungkinkan minta seseorang yang dapat dipercaya untuk menjaga rumah. Jadi rumah praktis tidak kosong.

4. Surat kabar bertumpuk

Pencuri juga bisa mengetahui kondisi rumah kosong dari bertumpuknya koran di halaman karena tak pernah diambil penghuninya. Sebagai langkah antisipasi, untuk sementara waktu hentikan berlangganan koran.

PERKETAT SISTEM KEAMANAN

Anggraito menyodorkan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperketat atau melipatgandakan sistem pengamanan di rumah, yakni:

1. Kunci

Pastikan kondisi pintu maupun pagar dalam kondisi terkunci. Kalau masih belum yakin dan khawatir masih bisa dijebol, cobalah ganti kunci pintu dan menambahkannya dengan gembok, gerendel atau bahkan teralis besi.

2. Pasang Alarm OMAHA

Kalau perlu pasang alarm untuk mendeteksi atau memberitahu ada orang asing yang masuk ke rumah tanpa izin.

3. Hidden camera

Seiring perkembangan teknologi, sistem keamanan rumah pun semakin canggih. Ada yang disebut CCTV (close circuit television) atau lebih dikenal sebagai hidden camera yang bisa memantau kondisi sekitar rumah.

4. Safety box atau safety deposit

Untuk menyimpan aset-aset berharga, seperti surat-surat penting, perhiasan dan sebagainya gunakan safety box. Masalahnya, kadang ada saja maling yang berhasil membobol brankas ini. Untuk lebih amannya, sebaiknya simpan aset-aset penting ini di safety deposit di bank.

5. Pegadaian

Untuk barang-barang tertentu, seperti sepeda motor atau barang elektronik bisa saja "dititipkan" di pegadaian. Kalau toh terjadi pencurian setidaknya isi rumah tidak digondol atau dikuras habis karena barang sudah ditempatkan tersebar di beberapa tempat, seperti pegadaian.

6. Asuransi rumah

Asuransikan rumah untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan.

7. Jasa pengamanan

Gunakan pelayanan jasa pengamanan. Orang yang ditugaskan untuk menempati rumah ini sudah terlatih menangani keamanan dan penyelamatan.

PERLU KEWASPADAAN BERSAMA

Bagaimanapun, kata Anggraito, yang namanya ancaman atau risiko pencurian tidak dapat dihilangkan. Yang bisa dilakukan adalah meminimalisasi risiko tersebut. Jadi perlu juga komitmen bersama untuk selalu berkoordinasi terutama antara warga dan petugas keamanan untuk melaksanakan fungsi deteksi yaitu meningkatkan kewaspadan bersama. "Kalau ditemui ada orang yang gerak-geriknya mencurigakan segera laporkan ke petugas keamanan. Jadi masyarakat diharapkan partisipasinya untuk menjaga keamanan lingkungan, tidak melulu mengandalkan polisi." (Tabloid Nakita)





Dari berbagai sumber semoga bermanfaat:

Dibawah ini ada beberapa TIPS & TRIK saat meninggala
  1. Hindari hal-hal yang dapat menunjukan bahwa rumah Anda kosong agar tidak menarik perhatian si pencuri. Tindakan tersebut misalnya dengan meminta kepada agen koran untuk tidak mengirimkan koran selama Anda pergi, menggunakan lampu otomatis yang dapat mati dan menyala sendiri dengan di setting terlebih dahulu waktu yang diinginkan. Selain itu cara lainnya adalah dengan meletakkan sandal/sepatu didepan pintu rumah.
  2. Jangan biarkan barang-barang berharga seperti uang cash dan perhiasan diletakkan di lemari rumah. Sebaiknya uang dan perhiasan ditaruh di bank agar lebih aman.
  3. Pastikan semua pintu dan jendela terkunci sebelum meninggalkan rumah.
  4. Matikan semua listrik yang tidak digunakan, PAM, dan cabut selang gas serta kompor untuk menghindari arus pendek yang dapat mengakibatkan kebakaran.
  5. Titipkan rumah kita ke tetangga yang tidak mudik atau informasikan kepada petugas keamanan dilingkungan rumah.
  6. Pasang "Alarm omaha" untuk mencegah masuknya pencuri ke rumah kita.
  7. Jika perlu, pasang camera tersembunyi di titik tertentu seperti kamar tidur dan ruang keluarga selama Anda bepergian.Selamat bermudik ria!

Saat Tinggalkan Rumah Tanpa Rasa Khawatir

Ada beberapa langkah yang saya lakukan bila akan meninggalkan rumah untuk waktu yang cukup lama, misalnya untuk waktu 1 minggu lamanya.

Pertama, membersihkan rumah dari segala macam hal seperti perabotan masak ataupun makan yang kotor, pakaian kotor yang apalagi dalam kondisi direndam, sampah basah di dalam rumah serta makanan yang tersimpan di dalam lemari makan ataupun kulkas. Untuk sisa ataupun makanan yang baik berada dalam tempat sampah ataupun memang disimpan dalam lemari makan ataupun kulkas yang mudah basi, hendaknya memang betul-betul bersih dari tempat tersebut guna menghindari dari binatang seperti semut, kecoa, dan tikus. Hal yang patut kita perhatikan bila akan meninggalkan rumah yaitu membersihkan rumah terlebih dahulu.

Kedua, menutup bagian-bagian rumah yang sekiranya sering dijadikan jalan masuk bagi binatang seperti kecoa dan tikus ataupun air hujan ke dalam rumah. Bila musim hujan dan ada bagian rumah yang bocor, cobalah untuk memperbaikinya, dan bila waktu tidak memungkinkan geserlah barang-barang yang berada tepat dibawah terjadinya bocor tersebut. Anda tidak inginkan, setiba Anda pulang dari mudik, perabotan rumah tangga menjadi rusak. Bila perlu dan penting juga untuk diperhatikan yaitu membersihkan dalam kulkas dari berbagai makanan, buah dan sayuran karena akan lebih baik bila kulkas tersebut Anda tinggalkan dalam keadaan dimatikan aliran listriknya.

Ketiga, cabut semua kabel aliran listrik dari stop kontak guna mencegah terjadinya kosleting, mematikan meteran air serta gunakanlah Sensor Light pada lampu untuk lampu luar rumah yang akan dinyalakan selama Anda bepergian. Untuk pengguna kompor gas, wajib untuk mencabut selang regulator yang berada pada tabung gas.

Keempat, dan bila ada tetangga kiri kanan atau depan yang tidak mudik lebaran, ada baiknya Anda pamitan kepadanya sambil memberitahukan kalau Anda akan mudik cukup lama. Bila perlu tinggalkan nomor telepon yang dapat menghubungi Anda selama Anda bepergian.

Tidak lupa kami juga pasang alarm Omaha
Langkah-langkah tersebut di atas, merupakan langkah-langkah yang sering saya lakukan bila akan pergi lama meninggalkan rumah. Dan setelah kembali dari mudik, kondisi rumah tetap seperti sebagaimana saya tinggalkan yaitu, bersih dan aman, terutama tenang selama ditinggalkan

Yusrid
Tangerang

Tips Meninggalkan Rumah dengan Aman


1. Hindari meninggalkan rumah dalam keadaan kosong sama sekali dalam jangka waktu lama.

2. Jika harus meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, beri tahu tetangga atau petugas keamanan lingkungan.

3. Kunci semua pintu dan jendela. Dianjurkan untuk memasang kunci atau gembok tambahan.

4. Hindari menyalakan lampu teras/luar pada siang hari. Lampu teras/luar yang menyala pada siang hari menjadi salah satu patokan bagi pencuri untuk mengenali rumah yang kosong ditinggal penghuninya.

5. Jika berpergian dalam waktu lama, bisa menyewa jasa pengaman swasta lewat perusahaan jasa keamanan yang memiliki izin dari Mabes Polri.

6. Waspadalah jika melihat orang menggunakan sepeda motor atau jalan kaki yang secara terus-menerus mengawasi rumah.

7. Jangan lupa pasanglah alarm Omaha


8.Waspadalah-waspadalah maling di sekitar anda dan siap menjarah =))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar